
"Ia membuat segala segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir" (Pengkotbah 3:11)
Thursday, January 27, 2011
My Best Friend Ever

Monday, January 24, 2011
Happiness
Monday, January 17, 2011
S U R P R I S E....
Saya baca renungan ODB hari ini, Mr. Stowell blg dia bs melalui masalah apapun kalo saja Tuhan memberi tau ttg hal itu sebelumnya. Tapi Tuhan ga pernah begitu. Setiap ada masalah yg kita bawa dalam doa, Dia mau kita tunggu waktuNya.
Sunday, January 16, 2011
Something from my garden
Banyak banget deh pelajaran yg udh saya dapet, terutama setelah pulang dr Mesir. Yg ada aja ya dulu, yg lain, nyusul :)
Lights from Egypt
Hi... I'm not going to tell about how is Egypt (at least for now), but about somethings that I learned from one kind Egyptian taxi driver, named Maaruz. He took us to nice places n help us get cheap and nice buffet local foods n took us to this place with groups of old churches and to a mosque (what an experience). Inside the mosque, we need to took off our shoes of course and then for women we need to put a garment; long garb with hood and green in colour (which make us look like the people in the Star Wars movie), xixixi....
According to him, this mosque is the second biggest mosque in Cairo. He took us to this special mosque because this mosque (land) was given by a Christian woman to the muslims. The mosque is only 5 minutes walking distance away from the Coptic churches.
Ok in the mosque, he took us in and sit at one corner (the mosque is huge), then we listened to him. (This is the first time in my life i went in to a mosque, big one i mean, on Sunday also :) )
Here are some things he said that touch my heart :
- Do you know why Jesus said if you're being slapped on your face, you should give the other side too; he said because after you're being slapped if you give the other side too, that person will give you a kiss and apologised, but if you hit that person back then there will be a fight that'll go on and on and on... (I think it got to do with their custome which they kiss each other, even men, whenever they meet)
- He reminded us to say grace (alhamdullilah) all the time, for evrything. That we need to forgive our husband 70x (Jesus said, we need to forgive 70x7). If they're not in a good mood after work, we forgive by thinking of all the possibilities that happened in the office that make them in a bad mood (maybe they met 'disturbing' people, maybe because of their unreasonable bosses, etc, etc) So ladies, these are our forgiveness to our husband :) try find 70 reason then you'll start to forgive him.
-Do you know why we need to pray all the time? I think this is important because nowadays people never think about this seriously anymore. He (Maruz) said, because as a sinner we never live alone. Wherever we go, the devil always follow us. When we sleep, the devil lay beside us. When we eat, devil sit beside us. (that's why also in mosque men and women pray in separate place, so the men will not tempted but really2 concentrate in their praying, in meeting God). BUT if we pray... and called on His Name (The Lord), the devil will go away as there won't be any place for it beside us anymore. So... in evrything you do, Don't forget to PRAY...all the time.
As they always says here, Allahu Akbar that's mean God is great. He is... Even though I cannot attend a service last Sunday and I was very far away from home, He's still beside me and talks to me :).
Thank You, Lord for evrything you've done.... God bless.... :)
Tuesday, August 31, 2010
Kristen # Baju
Saya sempat berpikir; kalo saja saya tinggal sama ortu sendiri (untuk hal ini saya banyak mencucurkan air mata karena ga ngerti kenapa Tuhan membiarkan saya hidup terpisah dr ortu saya yg keduanya masih hidup; tp masing2 punya keluarga sendiri) mungkin waktu saya kecil ga akan ada kebebasan untuk ke gereja; pasti dipaksa untuk sembahyang ikut ortu (especially Mom; beliau ga bs terima 'no' sebagai jawaban; krn banyak stress urus ade2 saya); mungkin malah saya jd anak yg rusak (berontak ama ortu; krn pada dasarnya saya ini keras kepala); dll....mungkin...mungkin juga.... Yg jelas kenyataannya; Tuhan atur supaya saya dititipkan ke Apoh bersama koko; saya bebas bs ke gereja (Apoh selalu berpikir ke gereja lebih baik drpd saya ke diskotik atau kelayapan). Krn bs ke gereja; hidup saya terarahkan jalannya...
Kali ini saya mau share ttg bagaimana Tuhan memelihara dan mengajarkan bagaimana untuk bersikap tegas akan iman saya tanpa terkesan kurang ajar.
Soal 'makanan sembahyangan'; saya ingat pernah bertanya sama Apoh; "Boleh ga kalo ga makan atau harus makan atau gimana?" Apoh bilang;"Kalo bekas sembahyang orang mati ga boleh dimakan; tapi kalo bekas sembahyang dewa ya gapapa." Pake logik; saya olah kata2 Apoh begini..." Kalo bekas sembahyang orang mati pasti kotor kena debu hio dan bakaran kertas2 ya tentu saja udh ga menarik juga untuk dimakan. Kalo buat yg sembahyang dewa; nah... biasanya cuma ditaruh aja di atas meja; biasanya buah2an (dicuci bs bersih); sayang kan kalo dibuang; beli mahal2 bs dosa kalo dibuang; jd boleh dimakan." Yg Buddhist aja bilang ok; boleh makan; yg penting (!) kita ga ikutan percaya spt apa yg mereka percaya. Consience clear...
Soal 'sembahyang pake hio'; saya inget juga waktu SD; Apoh mendaftarkan saya untuk ambil pelajaran agama Katolik. Mungkin Apoh khawatir saya bener2 jd Kristen karena saya tiap minggu rajin banget ke gereja (sejak SD). Menurut Apoh; kalo Katolik masih boleh ikutan pegang hio. Saya suka ngeledekin; kenapa ga sekalian aja suruh saya jd Buddhist beneran. Di argue terus sampe akhirnya Apoh bilang; 'Nanti kalo gua mati; siapa yg bakal sembahyangin?'; nah.... saya bilang; "Peraturan dr mana kalo org mati kudu disembahyangin? Emang udh pernah ada yg mati terus bilangin? Nah... Tuhan Yesus pernah tuh mati terus hidup lg; tp Dia ga blg kudu doain org mati." Saya blg lagi; "Mana yg lebih penting; mau dihormati setelah mati atau waktu masih hidup?"
Waktu Apoh meninggal akhir tahun 1998; karena (di kalangan saudara sepupu dan koko) saya paling senior ke-Kristenannya; semua pada lihatin saya; ikutin saya terus. Boleh pegang hio ga? Saya tetap bilang 'ga' pegang. Semua jd ikutan ga pegang; saya dipelototin ama Mami (aiz.... spt biang pemberontak; hahaha...). Saya juga menjelaskan kalau saya ga pegang hio bukan karena tidak menghormati. Hormat di hati bukan untuk dipamerkan ke orang2. Saya pegang teguh pendirian dan iman saya. Dengan begitu saya memproklamirkan kalo saya sungguh2 Kristen bukan Kristen main2; bukan sembarangan dan seenaknya saja. Bukan Tuhan ikutin cara saya tapi saya ikutin cara dan aturan dr Tuhan; Dia yg benar. Kristen saya ga seperti baju yg bs saya copotin sementara; kapan saja semau saya atau ganti seenak mood saya. NO... Kristen itu saya sendiri... Saya Kristen.
Saya bersyukur saya teguh; walau waktu itu banyak celaan dr keluarga dan tamu2 lain; tp kalo flash back lagi... karenanya; keluarga saya menghormati iman kepercayaan saya sampai sekarang. Yg jelas setelah itu mereka sudah ga pernah lg nanya 'pegang hio ga?'
Praise the Lord for all His wonderful works in my life... Thank You Lord...
Tetapi Petrus dan rasul2 itu menjawab; "Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia." (Kis 5:29)
Sebab itu aku senantiasa berusaha untuk hidup dengan hati nurani yg murni di hadapan Allah dan manusia. (Kis 24:16)
Monday, June 28, 2010
Pelayanan
Kemarin (hari Senin) ada yg kasih komen 'unsatisfied' dgn hari Minggu (ntah apa karena kebaktian). Terus terang; agak sedikit kacau deh musiknya. Tapi tiap kali setelah pelayanan saya selalu bilang 'I tried my best; semoga Tuhan berkenan'. Baca komen itu saya merasa tertegur; ga tau mesti gimana.
Awalnya saya coba bela diri; pianisnya kan baru; saya ga jago; kalo dia salah main; saya juga bs salah. Salahin yg masangin kita berdua. Terus salahin diri sendiri kurang perhatiin pianisnya; (abis pianisnya kelihatan PD); jd saya pikir dia bakal OK. Terus mulai salahin liturgosnya yg komplain...wah.....
Saya inget dulu... pernah juga dikomplain; sebenernya org itu becanda sih. Katanya permainan organ saya merusak permainan pianonya Mario (pianis jago); saya dipasang terus sama dia; anehnya belakangan saya tau Marionya juga minta dipasangin sama saya terus. Saya sempet mikir; apa berhenti aja main organ; toh org2 lihatnya permainan organ saya merusak... Tapi terus saya ingat kalo yg memberikan kesempatan untuk melayani bukan siapa2 tapi Tuhan yg pilih. Jadi saya maju terus; dengan tekad improvisasi diri. Kalo Tuhan ga suruh berhenti saya jalan terus...Puji Tuhan sekarang (dibanding dulu) udh bisa main 'bass'; xixixi....
Nah kan kalo Mario aja yg jago gitu; bs tolerate permainan saya; saya juga mesti bisa begitu... ngertiin perasaan orang baru. z Sebenernya saya ga pa pa sih soal kemarin; krn tiba2 ada yg ga puas jadi saya pikirin... Sampe ga bs tidur semaleman; sampe akhirnya saya berkesimpulan; yg penting pelayanan ga main2 (secara pribadi) tetep serius dan ga boleh lupa pelayanan buat Tuhan bukan buat kesenangan hati manusia. Kalo sampe ada yg ga seneng; ya terima aja pendapatnya; mungkin baik buat pertumbuhan pelayanan kita. Jangan sampe berhenti sendiri karena ga kuat dikomplain orang; hahaha....
Pagi ini saat teduh; Tuhan kasih ayat indah; dr Filipi 1:20-21; " earnest expectation and hope that in nothing I shall be ashamed; but with all boldness; as always; so now also Christ will be magnified in my body; whether by life or death. For to me; to live is Christ; and to die is gain."
Monday, May 24, 2010
The Forgotten Day

Wednesday, May 19, 2010
Supir

Thursday, January 14, 2010
Tanggal Ultah
Tahun ini begitu mulai tahun baru; saya inget lg tgl 15 ini; dan mulai bingung lg.
Untung saya punya Bapak yg satu lg :). DIA mengingatkan saya; apa cuma mengingat orang di ultah mereka lalu berdoa untuk mereka hanya waktu ultah mereka?
Dgn kasihNya; Dia mengajarkan saya untuk belajar melihat tiap orang yg hadir dlm hidup saya; belajar untuk mengerti mereka; apa yg mereka lakukan dan perbuat; baik ataupun jahat; berdoa untuk mereka; try to keep in touch; ramah pd tiap org; kenal ataupun ga kenal. Mungkin di tempat tersembunyi; dr begitu banyak org yg saya jumpai; ada yg berdoa untuk saya :)
Mungkin ada baiknya saya ga tau tgl ultah Papi saya sendiri :); mungkin dgn begitu; saya jd lebih sering mengingat dan berdoa untuk dia. Spt kata firman;"This is the day that the Lord hath made; I'll rejoice n be glad in it."
Terima kasih Tuhan; untuk hikmat yg Kau beri... :) Praise the Lord
Thursday, November 05, 2009
Small and Big

Thursday, October 08, 2009
Wow Amazing...

Thursday, October 01, 2009
Simple Meal

Tuesday, September 29, 2009
Tangan2 Invisible
Bahagia
Thursday, September 17, 2009
Why???

Sunday, August 30, 2009
Perjumpaan DenganNya
Terus saya mikir; hmm... kenapa saya ga menceritakannya ya (untung ada Blog jd bs cerita di sini :)). Bukan karena ga ada cerita (seperti yg preacher Budi bilang) tp saya ga tau bagaimana mesti menceritakannya. Baca dulu ya ceritanya maka alasan saya bisa dimengerti.
Pengalaman itu ga bisa saya lupakan karena bener2 ga masuk akal; saya ingat waktu itu saya masih kuliah di IPB; jauh dr keluarga (nenek dan koko); eh... waktu itu juga pas br dibagiin hasil ujian Maths (saya senang sekali Maths dr kecil); tp hasil ujian saya jelek buanget; cuma 23. Sedih; marah; semua campur aduk; saya marah sama Tuhan kenapa kok saya dikirim ke IPB tp ga dibantu dlm pelajaran; udh ikut kelas tambahan (banyak kali) masih juga ga bs2; ga ngerti2. Saya marah terus ga mau berdoa; ga mau baca Alkitab; saya pindahkan Alkitab ke bagian belakang barisan buku2 (di atas meja); marah deh.
Waktu makan siang; karena udh latah (biasa) eh... lupa kalo lg marah; saya berdoa juga (buat makanan); tiba2 (saat saya berdoa) ada suara "hidup yg seperti inikah yang ingin kau persembahkan kepadaKu". Selesai perkataan itu; pas juga saya selesai berdoa dan mengucapkan Amin. Karena meja saya dekat jendela; saya pikir ah suara orang lewat kali; tp saya cek; siang itu ga ada siapa2 di luar. Terus saya makan; dan saya ambil lg Alkitab saya dan mulai membacanya lagi.
Sampai saat ini; saya percaya itu suara Tuhan yg berbicara; karena perkataan itu juga yg terus mendorong saya untuk terus hidup untuk Dia dan melayani Dia.
Awalnya; saya ga percaya itu suaraNya; siapakah saya ini; kalo dlm jaman perjanjian lama; saya ini termasuk orang terkutuk; anak haram dan pasti udh dilempari batu sampe mati. Bbrp waktu kemudian; di GKI Bogor dibuka kelas katekisasi; tiba2 hati saya tergerak dan ingin sekali bisa jadi bagian keluarga Tuhan; tp saya masih ga PD (percaya diri); saya bicara sama Pdt. Santoni (yg akhirnya membaptiskan saya); apa saya layak buat dibaptis; saya ini terhina dr yg terhina loh. Beliau bilang; kalau Tuhan berkenan pasti saya bakal dibaptis; tapi kalo Dia tidak berkenan; saya pasti ga akan pernah bs dibaptis (mungkin pas hari baptisan ada halangan); jd saya ikutin saja kelasnya dan puji Tuhan tgl 20 Juni 93 saya dibaptis di GKI Bogor.
Wah akhirnya saya punya keluarga sendiri; keluarga Tuhan. Walaupun awalnya msh sama; ga PD jd bagian keluarga Tuhan (malu); tp Dia bimbing terus supaya saya ga rendah diri tp jd rendah hati dlm pelayanan. Karena Dia juga tiap ada 'setback' dlm pelayanan; saya ga berani mundur krn saya melayani buat Tuhan dan saya berprinsip kalo Tuhan ga suruh saya berhenti; saya kerja terus. Figure 'Bapak' yg selalu saya rindukan akhirnya saya rasakan hadir dlm hidup saya; Dia juga Teman Baik; yg selalu hadir tiap saya sedih/menangis; Dia hadir di samping saya memeluk dan mengeringkan air mata saya. Sungguh indah; kehadiranNya.
Hidup saya selanjutnya tentunya terus dipimpin olehNya dan banyak pengalaman2 indah dan hal2 indah yg saya alami dan terima dariNya. Terima kasih Tuhan...
Kebiasaan
Bbrp waktu lalu ketika sedang bengong menunggu MRT; saya kepikiran; drpd bengong kenapa ga memuji Tuhan aja; dan kenapa memuji Tuhannya ga dijadiin 'habit' (kebiasaan) aja.
Coba misalnya lihat kupu2 (dr hal yg kecil aja kita bs memuji Tuhan untuk banyak hal); puji Tuhan masih bs hidup dan bisa lihat kupu2 yg indah; puji Tuhan masih ada udara buat dihirup; puji Tuhan udh menciptakan kupu2 yg indah untuk dilihat; puji Tuhan Dia pelihara kupu2 itu dan juga saya hingga saat itu; ya terus... dan terus... deh; nyamber terus :) drpd bengong.
Somehow; saya yakin kalo kebiasaan yg satu ini bs membantu kita ber-'positive thinking' dlm menghadapi hidup krn kita percaya Tuhan juga bekerja bahkan di hal2 yg kecil sekalipun. Thank God.
Saya rasa kebiasaan saya yg satu ini juga yg membuat saya bisa mengerti ayat "Bersukacitalah Senantiasa". Pertama kali dpt ayat ini saya bingung; kok Tuhan bisa2nya memberikan saya hidup yg penuh tanda tanya dan air mata tapi saya juga bs bersukacita; senantiasa lagi; how to? Saya belajar untuk bersyukur bukan cuma untuk berkat2 yg besar2 tapi juga yg kecil2 yg diatur Tuhan; dan hati saya jd penuh dgn sukacita krn saya percaya Dia bekerja di setiap segi kehidupan; ga ada yg terlewat atau terlupakan. Puji Tuhan...
Waktu baca renungan dgn Nathania minggu lalu; saya dpt satu ayat yg sungguh menyentuh krn seringkali saya alami; " ... He will quiet you with His love..." (Zephaniah 3:17c). Melihat kasihNya; pekerjaanNya; pertolonganNya; merasakan kehadiranNya waktu saya sedih dan kesepian; He's amazing... no words can describe. Terima kasih Tuhan.
Tuesday, August 18, 2009
My Prince Charming
Wah, saya sempet takut loh pas sadar jadi addicted, devotee, susah deh... Semua segi kehidupan saya udh buat Tuhan, eh... tau2 jd nonton terus.
Anyway, kalo ga mau jd negatif, mesti ada yg dipelajari kan?! Ambil cuplikan dr film itu aja ya...
Ceritanya ttg seorang gadis kecil yg biasa saja, tp karena berani dan berpendirian (pride), ada seorang cowok kaya yg (kesepian) krn ortunya sibuk urus perusahaan keluarga jd ga pernah merasakan kehangatan rumah tangga. Cowok ini suka dengan gadis itu karena dr gadis itu dia belajar banyak ttg hidup yg sesungguhnya, bukan cuma uang yg penting, tapi persahabatan dan kasih (love). Ceritanya seru karena banyak tantangannya, terutama dr mama cowok yg kayak itu, yg dengan kekuasaannya berusaha untuk merusak percintaan kedua anak itu. Ah, di samping cowok kaya yg jd pacar gadis itu, ada juga satu cowok (temen baik cowok itu) yg jadi soul mate gadis itu, selalu hadir ketika gadis itu kesusahan.
Kalo diterusin, jd pengen nonton lagi nih, hehehe...
Pelajaran yg saya dapat, pertama puji syukur sama Tuhan dulu, begitu amazingnya Dia menciptakan semua yg bs dilihat, dirasa, dinikmati... untuk orang2 ganteng (serius... pemain di film itu seperti status yg hidup, begitu sempurnanya rupa mereka, saya cuma pernah membayangkan malaikat yg memiliki rupa spt itu), Tuhan memang Maha Besar.
Saya ingat kembali impian masa kecil saya, karena ditinggal ortu dr kecil, saya tumbuh jd orang yg rendah diri, selalu merasa bahwa ada sesuatu di diri saya yg membuat ortu saya tidak suka dan meninggalkan saya (mungkin rupa atau karakter?!) Saya selalu merasa bahwa saya ini orang yg jelek, dan tidak ada apa2nya, ga punya keahlian yg bs dibanggakan, ga ada apapun yg bs dibanggakan. Gadis biasa. Menginjak dewasa, saya juga ga gitu percaya dengan cowok, jd ga pernah punya bayangan serius buat pacaran ataupun menikah, kalo ada yg nembak pun biasanya saya anggap angin (pasti dia becanda, atau dia belum kenal Mona yg sebenernya). Ortu saya aja ga mau saya, siapa coba yg mau...
Saya ingat bbrp waktu sebelum lulus kuliah, saya pernah iseng, duduk di belakang rumah (beranda kecil) melihat/m'perhatikan tanaman liar yg tumbuh di tanah belakang rumah, ga keurus... ya, ga keurus tapi bs tumbuh subur, menjalar terus, berakar terus, ada bunganya lagi, imut... Saya juga ingat Firman Tuhan yg mengatakan "Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yg tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal, namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannyapun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu." Mat 6:28b-29.... Tiba2 saya ingat hidup saya sendiri, orang2 melihat hidup saya ini seperti hidup yg hampa, ga punya keluarga, ga punya apa2 yg bs dibanggakan, (saya pernah pikir kenapa juga saya harus hidup? Buat penuh2in bumi supaya rame?) ya... persis seperti tanaman liar yg tumbuh, bunga di pinggir jalan yg ditiup angin tiap kali ada mobil yg lewat, berdebu, kotor, kadang diinjek2 orang. Dari situ saya berdoa dan berharap kepada Tuhan, kalo suatu saat saya ketemu pasangan hidup saya, itulah yg akan menjadi tanda. He'll be that spesial person, instead of stepping the wild flower, he'll protect it and amazed by the beauty of God's love in the flower. Terus terang saya ga gitu percaya, di dunia ini adakah orang yg seperti itu, ah ga mungkin lah...
Itu kejadian sekitar 13-14 thn yg lalu, sekarang saya happily married dengan 2 anak. Ngga ada yg mustahil buat Tuhan. 11 tahun yg lalu saya jadian ama Jo, he's a sweet guy. Sebelum ngajak jadian, dgn penuh respect, dia bereskan/putuskan hubungan dia dengan pacar lamanya, baru dia ajak saya jadian. Setelah itu, ampir tiap hari ketemu, dia cemburuan, saya ngobrol ama koko/saudara sepupu aja bs ga senang, waktu saya di-bully di keluarga, dia yg 'speak-up', dia ga berani sembarangan ngobrol ama cewek lain, :) so cute. Pernah satu kali waktu pacaran, pagi2 dia udh jemput saya, tampangnya sedih banget, ktnya semalemnya mimpi kalo saya ninggalin dia, terus dia sedih... seharian itu saya dituntunin, dipelukin, so romantic... wkwkwkwk... bbrp bulan kemudian, Pho2 meninggal, beliau sempet ketemu dan puji Tuhan juga untuk itu, beliau nampak khawatir akan hidup saya sejak sakit2an (krn beliau tau, saya ga bahagia tinggal dgn keluarga sendiri), tp begitu tau saya pacaran ama Jo, beliau minta Jo untuk nelpon, saya bawa orangnya ke Batam untuk saling ketemu. 2 bulan setelah ketemu, Pho meninggal, 2 bulan kemudian kami menikah.
Banyak yg nanya kok saya bs yakin he's the one, jawabannya cuma satu, dia lht saya sebagai bunga liar yg dipelihara baik oleh Tuhan bukan sebagai bunga liar yg jelek dan tidak berarti. Toh bunga liar itu dipelihara dalam pot, diberi kasih sayang, malah jd tumbuh sebagai pohon besar yg terus tumbuh subur bercabang, berbunga dan bahkan berbuah.
(jd terharu) Tuhan yg terbaik dan terhebat... :) Dia ciptakan orang2 yg bagus2 dan cerita hidup yg terbaik, ever... Waktu kecil, saya selalu memimpikan jd tuan putri, betapa baiknya Tuhan, di jaman modern ini, saya masih bs bertemu dengan 'pangeran' saya seperti di 'fairy tale'.
Terakhir saya mau bagi ayat' "Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yg hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yg kurang percaya?" Mat 6:30
Thursday, July 09, 2009
Artis Terhebat
